Beberapa hari yang lalu atau sekitar seminggu yang lalu saya mengalami kesalahan dalam merespon hard disk yang penuh, lalu timbul error dalam tampilan windows, maka ada saran web untuk merefresh dokument c tanpa pikir panjang saya klik saja perubahan sistem safe ke dokumen c, akhirnya tidak juga selesai cepat dalam proses perubahan, dengan main tarzan kota udah bolak balik matikan komputer lewat stavolt saja tanpa shutdown, begitu terus dan muncul peringatan aneh-aneh, lebih gila lagi banyak folder saya hapus apapun itu security atau html dan lain-lain.
Nah akhirnya sekarang ngadat terus dan dengan jurus ngawur nekat saja dioperasikan lagi gambling dan hasil bisa buka seperti ini coba posting lagi ... pengalaman jangan ditiru ... gambarnya klik sekali muncul dua *_*
Minggu, 29 Mei 2011
Selasa, 10 Mei 2011
MERPATI MELEDAK DI KAIMANA
Mencermati berita musibah meledaknya pesawat terbang "Merpati Nusantara Air line" (MNA) pada hari Sabtu tanggal 07 Mei 2011 kemarin di perairan laut depan landasan pacu bandara udara Kaimana Papua Barat, maka kejadian tersebut adalah merupakan kejadian yang kedua kalinya terjadi di Udara langit wilayah negara kesatuan Indonesia, setelah pada beberapa tahun sebelumnya juga telah terjadi ledakan pesawat "Adam Air" di udara langit perairan laut Sulawesi Barat. Kedua kejadian ledakan pesawat yang sedang mengudara (flying) tersebut begitu tragis dan fatal karena badan pesawat hancur bersama seluruh penumpang yang berada di dalamnya, korban jiwa manusia dengan kondisi yang sangat menyedihkan dan mengerikan.
Kronologi kejadian ledakan pesawat MNA pada hari Sabtu kemarin, berdasarkan berita yang dilansir oleh beberapa media lokal adalah sebagai berikut : pesawat berangkat dari bandara Sorong Papua Barat menuju bandara Kaimana Papua Barat dalam kondisi normal dan tidak terjadi adanya gangguan teknis apapun dalam perjalanan penerbangannya yang dilaporkan ke pihak menara navigasi bandara tujuan di Kaimana. Bahkan kontak komunikasi dengan pihak menara pengawas navigasi udara bandara Kaimana tetap terjalin dengan baik hingga posisi terbang pesawat MNA telah mendekati wilayah udara bandara Kaimana. Kemudian menjelang mendarat pesawat MNA melakukan manuver terbang berputar (circling) selama 15 menit sesuai SOP pendaratan guna mengurangi ketinggian jelajah pesawat dan pemosisian status pendaratan secara aman ke arah landasan pacu. Dalam rute manuver terbang memutar (circling) pesawat melintasi daerah dengan tofografi berbukit bukit, lalu pada saat jarak terbang pesawat telah berada sekitar 500 meter dari garis ujung landasan pacu bandara Kaimana pihak menara pengawas navigasi udara bandara Kaimana menyatakan kehilangan kontak komunikasi dengan pesawat tersebut dan pada saat itu juga diketahui bahwa pesawat MNA telah meledak dan serpihan badan pesawat menyebar ke perairan laut maupun ke darat. Sedang keadaan cuaca daerah setempat pada saat itu hujan dan berawan.
Data kondisi fisik pesawat MNA yang meledak tersebut adalah sebagai berikut : pesawat produksi China tahun 2010, jenis pesawat MA 60 Aircraft bermesin ganda baling-baling (fly by wire), kapasitas penumpang 52 orang, kecepatan terbang sekitar 515 km/jam, status jam terbang baru mencapai sekitar 600 jam, sertifikat uji kelayakan terbang sudah ada (oke), jumlah penumpang pada saat itu 21 orang dan awak pesawat 6 orang sehingga total 27 orang, data record performance penerbangan pada saat itu baik (normal).
Analisa fakta kejadian musibah ledakan pesawat MNA tersebut pada hari itu dengan memperhatikan data-data tersebut diatas, terasa ada beberapa hal yang bersifat janggal antara lain :
Namun perkembangan berita lebih lanjut saat ini yang berkembang di media masa lebih menonjol dibidang korupsi dibanding kasus meledaknya pesawat MNA itu sendiri, yakni mark up pada pembelian pesawat yang harga persatuan unit $ 11 juta maka terjadi selisih kelebihan nilai $ 40 juta untuk total 15 unit pesawat, yang hal tersebut dipertanyakan oleh pihak komisi XI DPR dalam rapat dengar pendapat dengan pihak Pemerintah dan pihak Merpati tanggal 10 Mei 2011.
Kronologi kejadian ledakan pesawat MNA pada hari Sabtu kemarin, berdasarkan berita yang dilansir oleh beberapa media lokal adalah sebagai berikut : pesawat berangkat dari bandara Sorong Papua Barat menuju bandara Kaimana Papua Barat dalam kondisi normal dan tidak terjadi adanya gangguan teknis apapun dalam perjalanan penerbangannya yang dilaporkan ke pihak menara navigasi bandara tujuan di Kaimana. Bahkan kontak komunikasi dengan pihak menara pengawas navigasi udara bandara Kaimana tetap terjalin dengan baik hingga posisi terbang pesawat MNA telah mendekati wilayah udara bandara Kaimana. Kemudian menjelang mendarat pesawat MNA melakukan manuver terbang berputar (circling) selama 15 menit sesuai SOP pendaratan guna mengurangi ketinggian jelajah pesawat dan pemosisian status pendaratan secara aman ke arah landasan pacu. Dalam rute manuver terbang memutar (circling) pesawat melintasi daerah dengan tofografi berbukit bukit, lalu pada saat jarak terbang pesawat telah berada sekitar 500 meter dari garis ujung landasan pacu bandara Kaimana pihak menara pengawas navigasi udara bandara Kaimana menyatakan kehilangan kontak komunikasi dengan pesawat tersebut dan pada saat itu juga diketahui bahwa pesawat MNA telah meledak dan serpihan badan pesawat menyebar ke perairan laut maupun ke darat. Sedang keadaan cuaca daerah setempat pada saat itu hujan dan berawan.
Data kondisi fisik pesawat MNA yang meledak tersebut adalah sebagai berikut : pesawat produksi China tahun 2010, jenis pesawat MA 60 Aircraft bermesin ganda baling-baling (fly by wire), kapasitas penumpang 52 orang, kecepatan terbang sekitar 515 km/jam, status jam terbang baru mencapai sekitar 600 jam, sertifikat uji kelayakan terbang sudah ada (oke), jumlah penumpang pada saat itu 21 orang dan awak pesawat 6 orang sehingga total 27 orang, data record performance penerbangan pada saat itu baik (normal).
Analisa fakta kejadian musibah ledakan pesawat MNA tersebut pada hari itu dengan memperhatikan data-data tersebut diatas, terasa ada beberapa hal yang bersifat janggal antara lain :
- Kondisi pesawat masih baru dan sangat layak terbang dengan data record performance penerbangan pada saat itu normal.
- Jumlah penumpang tidak sampai atau kurang dari 50% kapasitas daya angkut pesawat, dalam arti pesawat sedang melakukan terbang dengan daya sangat aman.
- Kontak komunikasi dengan pihak menara navigasi bandara Kaimana terjalin dengan baik dan hanya terputus secara tiba-tiba karena bersamaan dengan terjadinya proses ledakan pesawat.
- Posisi lokasi ledakan pesawat berada hanya pada jarak sekitar 500 meter (kurang dari 1 menit) dari landasan pacu dan ketinggian posisi pesawat telah mencapai elevasi rendah sesuai dengan sudut koordinat pendaratan (landing).
- Tempo waktu manuver terbang memutar (circling) selama 15 menit melewati wilayah daerah berbukit bukit, dari ketinggian awal terbang sekitar 700 s/d 800 meter menjadi ketinggian rendah sesuai sudut turun dan pengurangan kecepatan jelajah pada garis lintasan terbang pendaratan.
- Belum ada laporan terbaru dari pihak Pilot pesawat MNA tersebut tentang adanya gangguan teknis menjelang detik terakhir (limit) jam kejadian ledakan pesawat.
- Faktor lain seperti kondisi cuaca hujan dan jarak pandang atau tofografi berbukit di wilayah bandara Kaimana hanyalah bersifat sebagai faktor pendukung teknis dan bukan sebagai faktor utama penyebab ledakan pesawat, mengingat kontak komunikasi pihak Pilot terhadap pihak menara pengawas navigasi bandara terjalin dengan baik.
- Kejadian ledakan pesawat tersebut bersifat aneh dan janggal mengingat terjadi di udara dan bukan atau bahkan tidak mungkin terjadi di permukaan perairan laut karena berdasar sudut garis lintasan terbang pesawat pada jarak 500 meter dari landasan pacu telah terprogram berada di udara.
Namun perkembangan berita lebih lanjut saat ini yang berkembang di media masa lebih menonjol dibidang korupsi dibanding kasus meledaknya pesawat MNA itu sendiri, yakni mark up pada pembelian pesawat yang harga persatuan unit $ 11 juta maka terjadi selisih kelebihan nilai $ 40 juta untuk total 15 unit pesawat, yang hal tersebut dipertanyakan oleh pihak komisi XI DPR dalam rapat dengar pendapat dengan pihak Pemerintah dan pihak Merpati tanggal 10 Mei 2011.
Minggu, 08 Mei 2011
MENCOBA KONEKSI POSTING
Setelan pada email blog send baru dicoba di isi alamat konektivitas feed terbaru setiap ada posting baru, katanya menurut petunjuknya dapat meneruskan feed terbaru ke alamat email yang ditetapkan untuk mendapat tembusan kiriman setiap ada posting baru dari blog ini, nahhh makanya sekarang dibuktikan dulu hasilnya bagaimana ? sesuai harapan atau tidak ?! ... dicoba ahhh ....
Senin, 02 Mei 2011
DINAMIKA POLITIK GLOBAL
Apa yang menjadi trend dinamika peta politik Internasional sekarang ini adalah tetap berputar putar pada arus utama (main stream) hegemoni Barat dan Amerika khususnya yang mendakwakan diri sebagai Polisi Dunia dan yang paling berhak melakukan tindakan Polisional di berbagai belahan Dunia manapun tanpa menghormati dan begitu mengabaikan atau tanpa pengakuan kedaulatan negara lain diluar kelompoknya blok Barat.
Hal ini telah menjadi fakta autentik dan sudah bukan rahasia lagi semenjak terbongkarnya rahasia planning stategy global Amerika yang disadap dari data semua kedutaan luar negerinya diseluruh Dunia oleh situs Wikileaks beberapa waktu lalu dan yang isinya telah dipublikasikan sebagian. Dimana dampaknya pemberitaan bocoran kawat diplomatik tersebut tidak hanya mengejutkan pihak negara-negara lain tapi juga mengejutkan pihak Amerika sendiri. Namun ekses psikologis dari semua itu tidaklah berlangsung lama melainkan hanya sebentar saja, karena tidak sampai satu tahun berjalan gema bocoran kawat rahasia itu kini sudah nyaris tidak terdengar lagi dalam pemberitaan media.
Saat ini pada akhir bulan April dan awal bulan Mei 2011 telah diangkat lagi isu lama yang sudah basi dan kehilangan kredibilitas yakni isu terorrisme global, dimana isu terbaru dari bumi Pakistan digembar gemborkan bahwa tertuduh dalang terorris gedung WTC New York yang didakwakan oleh pihak Amerika adalah Usamah bin Laden telah tewas kemarin di Pakistan sebagai hasil operasi perburuan rahasia oleh pihak CIA dan NATO.
Lalu secara simultan dengan timing yang sama di Indonesia juga dilancarkan propaganda isu terorrisme terbaru yakni kasus bom bunuh diri di masjid Mapolres Cirebon Jawa Barat pada saat sedang berlangsung shalat jum'at di masjid tersebut, lalu disusul isu bahwa sebagai dalang bom bunuh diri masjid dimaksud adalah anggota jaringan NII = negara islam indonesia yang berafiliasi ke pimpinan pondok pesantren modern Manhaj Al Zaytun - Indramayu Jawa Barat yakni Panji Gumilang.
Maka dari kedua trend isu global tersebut tampak adanya benang merah sinergy antara Washington dan Jakarta sebagai poros baru dalam strategy kebijakan komando isu terorrisme global setelah sebelumnya diberitakan bahwa Umar Patek tertuduh gembong terorris Indonesia jaringan Al Qaeda tertangkap di Pakistan dan telah diloby guna ekstradisi investigasi oleh tiga negara yakni USA, Australia dan Indonesia, namun kabar tersebut hingga kini tidak jelas hingga kemudian muncul berita terbaru tewasnya buron Usamah bin Laden kemarin di Pakistan.
Satu dasawarsa (10 tahun) sudah isu terorrisme diluncurkan yang kesemuanya adalah operasi kebohongan pihak penguasa USA dan blok Baratnya ditambah negara lain dibawah tekanan penindasan politik, ekonomi dan militer sang polisi Dunia dan para kroninya, telah menghancurkan kawasan negara Timur Tengah, Afrika dan Asia Selatan, dan kini sedang mengobok obok Indonesia yang mayoritas penduduknya muslim dan telah menjadi target dalam Grand strategy operasi isu terorrisme glogal. Disamping penindasan masif umat islam di USA dan negara-negara Barat sendiri secara terus menerus (kontinue) dan keras, karena hal tersebut juga ditandai dengan pembakaran kitap suci Al Qur'an oleh pendeta Kristen USA, orang Kristen Australia dan penodaan kitab suci tersebut oleh orang-orang Kristen lainnya, yang kesemuanya di publikasikan oleh media masa. Juga hal aneh yang baru muncul yakni orang wudhu dan shalat dapat dituntut pidana penjara berdasar Undang-undang Amerika, ditambah lagi ayat-ayat Al Qur'an sebagai tertuduh dan sasaran permusuhan.
Dari semua kasus isu terorrisme global yang sudah berlangsung selama kurun waktu sekitar 10 tahun itu dapatlah dilakukan journal dan peta rekonstruksi blue print grand design strategy yang sebenarnya telah, sedang dan akan dilakukan ke depan, yakni bahwa profil blue print grand design strategy itu adalah de-islamisasi atau pemberangusan ajaran Islam dan pemeluk Islam dari seluruh muka bumi .. BUKAN MAIN .. inilah perlawanan makar umat manusia terbesar sepanjang sejarah.
Ooooo manusia yang lupa akan asal muasal kejadiannya .. bukankah kalian hanya berasal dari setetes air yang hina menjijikkan yakni air mani ??? .. yang kemudian setelah mati badannya menjadi makanan cacing ??? .. kenapakah kalian sangat jahat dan berbuat kerusakan di muka Bumi ??? .. dasar setan dari golongan manusia penduduk neraka jahanam ... itulah para Dajjal (= penipu, pembohong) yang telah muncul dan kita tidak mengetahuinya secara tidak sadar.
Hal ini telah menjadi fakta autentik dan sudah bukan rahasia lagi semenjak terbongkarnya rahasia planning stategy global Amerika yang disadap dari data semua kedutaan luar negerinya diseluruh Dunia oleh situs Wikileaks beberapa waktu lalu dan yang isinya telah dipublikasikan sebagian. Dimana dampaknya pemberitaan bocoran kawat diplomatik tersebut tidak hanya mengejutkan pihak negara-negara lain tapi juga mengejutkan pihak Amerika sendiri. Namun ekses psikologis dari semua itu tidaklah berlangsung lama melainkan hanya sebentar saja, karena tidak sampai satu tahun berjalan gema bocoran kawat rahasia itu kini sudah nyaris tidak terdengar lagi dalam pemberitaan media.
Saat ini pada akhir bulan April dan awal bulan Mei 2011 telah diangkat lagi isu lama yang sudah basi dan kehilangan kredibilitas yakni isu terorrisme global, dimana isu terbaru dari bumi Pakistan digembar gemborkan bahwa tertuduh dalang terorris gedung WTC New York yang didakwakan oleh pihak Amerika adalah Usamah bin Laden telah tewas kemarin di Pakistan sebagai hasil operasi perburuan rahasia oleh pihak CIA dan NATO.
Lalu secara simultan dengan timing yang sama di Indonesia juga dilancarkan propaganda isu terorrisme terbaru yakni kasus bom bunuh diri di masjid Mapolres Cirebon Jawa Barat pada saat sedang berlangsung shalat jum'at di masjid tersebut, lalu disusul isu bahwa sebagai dalang bom bunuh diri masjid dimaksud adalah anggota jaringan NII = negara islam indonesia yang berafiliasi ke pimpinan pondok pesantren modern Manhaj Al Zaytun - Indramayu Jawa Barat yakni Panji Gumilang.
Maka dari kedua trend isu global tersebut tampak adanya benang merah sinergy antara Washington dan Jakarta sebagai poros baru dalam strategy kebijakan komando isu terorrisme global setelah sebelumnya diberitakan bahwa Umar Patek tertuduh gembong terorris Indonesia jaringan Al Qaeda tertangkap di Pakistan dan telah diloby guna ekstradisi investigasi oleh tiga negara yakni USA, Australia dan Indonesia, namun kabar tersebut hingga kini tidak jelas hingga kemudian muncul berita terbaru tewasnya buron Usamah bin Laden kemarin di Pakistan.
Satu dasawarsa (10 tahun) sudah isu terorrisme diluncurkan yang kesemuanya adalah operasi kebohongan pihak penguasa USA dan blok Baratnya ditambah negara lain dibawah tekanan penindasan politik, ekonomi dan militer sang polisi Dunia dan para kroninya, telah menghancurkan kawasan negara Timur Tengah, Afrika dan Asia Selatan, dan kini sedang mengobok obok Indonesia yang mayoritas penduduknya muslim dan telah menjadi target dalam Grand strategy operasi isu terorrisme glogal. Disamping penindasan masif umat islam di USA dan negara-negara Barat sendiri secara terus menerus (kontinue) dan keras, karena hal tersebut juga ditandai dengan pembakaran kitap suci Al Qur'an oleh pendeta Kristen USA, orang Kristen Australia dan penodaan kitab suci tersebut oleh orang-orang Kristen lainnya, yang kesemuanya di publikasikan oleh media masa. Juga hal aneh yang baru muncul yakni orang wudhu dan shalat dapat dituntut pidana penjara berdasar Undang-undang Amerika, ditambah lagi ayat-ayat Al Qur'an sebagai tertuduh dan sasaran permusuhan.
Dari semua kasus isu terorrisme global yang sudah berlangsung selama kurun waktu sekitar 10 tahun itu dapatlah dilakukan journal dan peta rekonstruksi blue print grand design strategy yang sebenarnya telah, sedang dan akan dilakukan ke depan, yakni bahwa profil blue print grand design strategy itu adalah de-islamisasi atau pemberangusan ajaran Islam dan pemeluk Islam dari seluruh muka bumi .. BUKAN MAIN .. inilah perlawanan makar umat manusia terbesar sepanjang sejarah.
Ooooo manusia yang lupa akan asal muasal kejadiannya .. bukankah kalian hanya berasal dari setetes air yang hina menjijikkan yakni air mani ??? .. yang kemudian setelah mati badannya menjadi makanan cacing ??? .. kenapakah kalian sangat jahat dan berbuat kerusakan di muka Bumi ??? .. dasar setan dari golongan manusia penduduk neraka jahanam ... itulah para Dajjal (= penipu, pembohong) yang telah muncul dan kita tidak mengetahuinya secara tidak sadar.
Langganan:
Postingan (Atom)

