Dinamika wacana yg berkembang saat sekarang sudah terkondisi pada situasi turbulensi badai yg menerjang kalangan atas menengah maupun bawah, dimana hal tersebut yg terjadi pada kalangan atas adalah perebutan pengaruh dan kekuasaan, sedang dikalangan menengah mengarah pada partisipan terhadap kekuasaan tertentu, dan bagi kalangan bawah menjadi kebingungan menerima kenyataan yang ada. Bahkan kekuatan badai tersebut juga telah mencapai hingga radius manca negara baik yg letak geografinya dekat yakni negara tetangga maupun yg jauh dan juga melibatkan tokoh-2 dunia yg sedang berkuasa maupun yg sudah tidak berkuasa plus organesasi tertentu dunia yg bergerak di bidang analisis kebijaksaan ekonomi maupun investasi serta perdagangan, sosial maupun politik dan pertahanan. Keadaan bermula dari diterapkannya program pemberantasan korupsi sebagai langkah penciptaan pemerintahan yg bersih dan berwibawa, namun pada akhirnya kasus yg harus ditangani menyentuh sesuatu level kasus yg sangat potensial riskan bagi pejabat-2 penting pemerintahan dan negara. Hasil akhir pansus yg telah dicapai dipenuhi wacana tarik menarik sangat kuat diantara dua kubu elit kekuasaan yg paling berpengaruh sehingga masih memerlukan tindak lanjut yg cukup panjang dan jalan berliku liku dengan ekses tidak menentu. Bagaimana dapat dibayangkan lebih lanjut kira kira akan seperti apa sejarah masa depan bangsa ini yg berada ditengah tengah pusaran badai dan tarik menarik kedua kutub kekuatan, maka akankah kondisinya akan terhisap oleh badai yg kemudian terhempas porak poranda ataukah bahkan akan tertarik menjadi dua bagian dari kutup yg berlawanan kemudian saling berbenturan ? yg hasilnya juga akan jadi sama-2 porak poranda juga ?. Apabila ditinjau dari segi sudut pandang radius badai yg jangkauannya sangat luas hingga manca negara maka dapatlah kiranya didekati prediksi kalkulasi tingkat dampak yg bakal terjadi seberapa besar dan parahnya. Apabila kapasitas kekuatan telah dapat di identifikasi secara akurat dari setiap aspek sosial ekonomi politik dan keamanan maka implikasi yg bakal terjadi tentunya juga hampir secara pasti dapat di antisipasi lebih baik jauh hari sebelumnya. Tetapi toh semuanya itu masih berdasarkan faktor-2 kemungkinan dari teori manusia yg mungkin benar dan mungkin juga bisa salah sebagai langkah upaya dan usaha secara manusiawi. Adapun beberapa faktor yg dapat di klasifikasikan sebagai diduga indikasi radius badai adalah sebagai berikut ( belum tentu benar) :
- Kedatangan pedagang valas nomor satu dunia george soros pada bulan lalu.
- Kedatangan mantan sekjen pbb kofi annan beberapa hari lalu.
- Kepergian bos ke ausie saat ini.
- Menjelang kedatangan barak obama bulan ini.
- Operasi terrorisme oleh angkatan laut singapura di selat malaka.
- Pengumuman peringkat korupsi negara asia pasific paling korup pada bulan ini di hongkong.
- Krisis ekonomi global yg belum juga selesai.
- Hasil pansus bank centurry.
- Operasi polri ttg terrorime di aceh dan meluas ke jawa.
- Reformasi birokrasi yg belum juga tuntas.
- Kasus pajak penunggak besar perusahaan yg bersentuhan dg elit dan asing.
- Mafia peradilan.
- Bencana alam yg bertubi tubi datangnya.
- Pengangguran dan kemiskinan.
- Era perdagangan bebas terutama dg tiongkok.
- Masa jabatan presiden yg dibatasi hanya dua kali.
- Dan lain lain.
Nah dari faktor tersebut diatas kiranya badai akan sangat besar dan dahsyat sekali ........ dan dampaknya wuih kayaknya tak berani untuk membayangkannya sekarang ............. semoga saja tidak terjadi betulan ....... ngeri dan berdiri bulu kuduk ini ............. hmmrrrrrrr hhhhhhhhhhhhh

Tidak ada komentar:
Posting Komentar