Definisi istilah kata terroristme berdasar ilmu bahasa (etimologi) dapat dijabarkan dengan methode anatomi suku kata sebagai berikut : terroristme berasal dari akar kata terror / error yang mendapat akhiran istme. Terror secara terminologi mengandung beberapa pengertian yang merupakan kata kerja sifat (transitiv) yakni : segala perilaku, perbuatan, tindakan yang secara luas menimbulkan dampak psikologis, korban materiil maupun korban jiwa yang dapat bersifat luar biasa ataupun meresahkan, menakutkan, mengkawatirkan, membahayakan, merusak, menghancurkan dan lain sebagainya. Sedangkan akhiran istme secara terminologi berarti : ajaran, paham, cara berpikir (mind set), doktrin, aliran, cara mencapai tujuan dan lain sebagainya yang diyakini dan menjadi latar belakang dalam usaha mencapai suatu tujuan illegal yang hendak dicapai. Maka secara definisi kata terroristme memiliki pengertian secara umum yang cukup luas katagorinya yakni segala bentuk usaha dan perbuatan yang pada akhirnya menimbulkan dampak atau akibat negatif berupa : keresahan, ketakutan maupun korban yang bersifat materiil maupun immateriil. Jadi terroristme tidak besifat specific tetapi lebih bersifat umum, dan hanya pada jenis-jenis prakteknya saja yang menunjukkan indikator specific. Istilah lain yang memiliki arti padanan yang hampir mirip dan lebih mendekati sama adalah sabotase.Sabotase dalam bentuk apapun baik fisik yang bersifat tampak nyata maupun yang bersifat non fisik yang tidak tampak nyata memiliki karakter yang sama atau hampir sama dengan terroristme. Ditinjau dari segi cara menjalankan aksinya dan dampak yang ditimbulkannya pada terroristme maupun sabotase diperlukan adanya beberapa syarat dasar, antara lain : peng organesasian baik system maupun prasarana, diperlukan adanya perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, pengendalian dan evaluasi hasil terhadap apa yang telah direncanakan yang kesemuanya itu membutuhkan adanya kemampuan fisik maupun non fisik. Ditinjau dari segi eskalasi kasusnya terroristme maupun sabotase memiliki jenjang level sangat bervariatif mulai dari yang levelnya kecil hingga ke tingkatan atau level yang amat besar. Ditinjau dari segi wilayah operasional dan jaringannya terroristme maupun sabotase ada yang sifatnya lokal, regional, nasional hingga internasional. Ditinjau dari segi tujuan utamanya yang menjadi latar belakang bisa bersifat : ekonomi, bisnis, asuransi, politik, kriminal, kekuasaan dan lain sebagainya. Ditinjau dari segi susunan personil sindikasinya bisa merupakan konspirasi antara rakyat biasa, karyawan, pengusaha, politisi, aparat pemerintah, oknum penguasa formal maupun non formal (tokoh) dan lain sebagainya. Jenis terroristme yang paling kuat, telah mengakar dan telah berlangsung sangat lama yakni sejak zaman dahulu hingga zaman milenium sekarang ini adalah mafia white crime color atau mafia kejahatan kerah putih yang telah melembaga dan mengakar sebagai budaya (kultur) di berbagai negara belahan dunia pada umumnya. Kejahatan jenis ini adalah jenis kejahatan yang tidak tampak secara nyata (invisible) tetapi selalu dapat bergerak dan melakukan aksinya setiap saat (terror) tetapi selalu saja tidak dapat diketahui secara jelas siapa pelaku yang sebenarnya (selain kambing hitam) dibalik peristiwa yang terjadi karena begitu rapi dan kuatnya bentuk sindikasinya serta kemampuan sangat tinggi dalam membentuk manipulasi opini kebohongan terhadap publik luas sebagai hasil dominasi dukungan kekuasaan.
Beberapa derivat (turunan) yang masuk klan (keluarga) besar terroristme adalah beberapa jenis kejahatan yang termasuk kedalam kriteria kejahatan tingkat tinggi atau kejahatan mafioso kerah putih, antara lain : korupsi, kasus-kasus kebakaran, kasus-kasus kecelakaan moda transportasi darat, laut maupun udara, kasus-kasus ledakan proyek vital atau obyek vital, kasus-kasus penciptaan kerusuhan masal (provokasi) dalam eskalasi kecil maupun besar, kasus-kasus kriminalisasi dan lain sebagainya. Pendek kata apa yang dapat dikatagorikan kedalam jenis tindak kejahatan terroristme sangatlah luas berdasar beberapa parameter model yang diterapkan dalam setiap aksinya dalam kehidupan nyata ditengah tengah masyarakat luas. Jadi dari apa yang selama ini dapat dipahami dan telah dipublikasikan secara aktif oleh media cetak maupun media on line ke masyarakat luas kiranya kurang begitu tepat kalau hanya satu jenis tindak kejahatan saja yang selalu di klaim sebagai satu-satunya jenis tindak kejahatan terroristme yakni bom terrorist, tetapi masih banyak lagi jenis kejahatan lain yang tergolong klan (keluarga) derivat (turunan) tindak kejahatan terroristme yakni jenis mafia kejahatan kerah putih sebagaimana telah disebutkan diatas. Kenapa demikian ?! karena dampak negatif yang ditimbulkan tidak kalah dahsyatnya dari pada bom yang meledak dan kejahatan mafia kerah putih ini berlangsung terus menerus tanpa ada henti hentinya sepanjang waktu selama bumi masih berputar, langit masih tegak dan matahari masih bersinar ................. alias kekal turun temurun dan beranak pinak serta mewabah bagaikan virus atau bakteri ..................... dan lebih bersifat terrorist sejati ........... and uaasslliiiiii tenan ................... he he he he he .........


Tidak ada komentar:
Posting Komentar