Maukah anda duduk bersama kawan yang menyimpan maksud ganda (dualisme) dimana pada saat ia atau mereka sedang bersama anda maka seolah-olah sependapat dan satu tujuan satu pendapat dengan anda dalam mengemban amanat kebenaran yuridis yang harus ditegakan sesuai dengan amanat konstitusi negara, tetapi pada saat meninggalkan anda mereka bersekongkol untuk membuat rencana jahat terselubung guna memusuhi anda dan mengorbankan anda, atau bahkan mungkin membawa anda kepada penyesatan yang berimplikasi sangat fatal dampaknya bagi anda atau masyarakat luas dalam skala tatanan masyarakat yang mapan maupun secara specific pelanggaran berat hak azasi manusia ?! Kalau anda termasuk orang yang berpedoman atau memegang prinsip berfikir pada jalur rell (track) kebenaran hakiki dan satu kata dalam pernyataan dan perbuatan tentunya anda akan menjawab tidak suka berserikat atau berkawan dengan kelompok orang yang berkarakter dualisme. Dalam konteks kecondongan perilaku politik dalam kapasitasnya sebagai perilaku perseorangan individu ataupun perilaku lembaga setiap manusia diera zaman modern sekarang ini keteguhan jiwa manusia dalam memegang prinsip kebenaran menjadi sangat relatif dan labil oleh berbagai isu kepentingan aktual yang bersifat temporal guna mengeruk keuntungan diri sendiri maupun kelompok dengan mengorbankan berbagai atribut yang sedang dan seharusnya disandangnya sesuai amanat konstitusi negara dimana ia berada sebagai elemen komponen bangsa tempat ia bernaung dan telah menjadi tugas melekat yang seharusnya disandangnya. Sebagaimana telah diketahui bersama paradigma yang berkembang di Indonesia pasca euforia reformasi polotik, ekonomi, keamanan, sosial budaya dan birokrasi sekarang ini telah terintegrasi secara langsung maupun tidak langsung dengan isu global yang berkembang di dunia secara keseluruhan. Dalam konteks permasalahan specifik yang berkaitan dengan isu terorrisme dapat dilakukan analisis karakter mencakup aspek yang luas berdasar segala apa yang telah terjadi dimanapun tempat terjadinya kasus dalam kurun waktu sekitar 10 tahun kebelakang dengan garis besar kemungkinan (probability) yang realistik adalah sebagai berikut :
Negara-negara majulah (barat) yang memiliki kepentingan strategis dan esential dalam menciptakan dan melakukan perubahan tatanan dunia baru sesuai standar yang mereka buat pasca berakhirnya era perang dingin yang banyak menyerap energi yang terfokus pada anggaran dan kemajuan industri pertahanan (perang) yang didukung oleh penguasaan sains dan teknologi, ekonomi politik dan sosial budaya. Secara strategis siapa lagi yang dapat dijadikan musuh bersama yang memiliki nilai potensial sangat tinggi pasca era perang dingin adalah negara-negara Islam yang secara aset geografis maupun aset demografis sosial budaya ekonomi memiliki akses dan potensi sangat besar nilainya sesuai dengan apa yang menjadi kebutuhan substansial negara-negara maju demi melanggengkan hegemoni di segala aspek kehidupan dunia.
Untuk mencapai tujuan tersebut yakni dari apa yang telah digariskan sesuai blue print rahasia strategi haluan kebijakan negara-negara maju, maka diciptakanlah segala perangkat (intstrumentasi) guna tagar ercapai tujuan besar dimaksud dimana salah satu instrumentasi unggulan yang memiliki potensi keberhasilan sangat tinggi adalah penciptaan taktik dan strategi pada implementasi perang beratribut gelap dan kotor yang disebut operasi perang TERORRISTME global yang dilaksanakan hampir seluruhnya di negara-negara Islam dunia sedang untuk menguatkan Opini tersebut juga telah diciptakanlah pilot plant serangan teror besar dan kompleks di sebagian dari negara-negara maju bersangkutan yang akhirnya secara paksa sangat potensial untuk dapat dijadikan dasar landasan hukum international yang sangat kuat tapi kamuplatif guna pengesahan keberadaan (eksistensi) organisasi pelaku terorristme global yang beridentitaskan Islam sesuai dengan yang diharapkan yakni penciptaan musuh bersama. Upaya lebih jauh dari pengesahan paksa dan kamuplatif musuh global bersama tersebut adalah diikuti dengan kewajiban negara-negara diseluruh dunia yaitu harus patuh dan tunduk sebagai kepanjangan tangan sang polisi dunia dalam setiap usaha menumpas segala bentuk eksistensi gerakan terorristme palsu dalam segala bentuknya mulai dari apakah itu berbentuk gerakan secara individu, organesasi kemasyarakatan, organesasi politik, badan lembaga maupun negara yang secara sepihak telah diberikan cap atau label terorrist atau sarang terorrist, pendukung terorristme dan lain-lain.
Taktik dan strategi implementasi kebijakan operasi perang terorristme yang telah dilaksanakan dalam kurun waktu kurang lebih sekitar10 tahun terakhir, maka dari keseluruhan kasus yang telah terjadi dimanapun tempatnya dapatlah diinventarisir beberapa hal penting sebagai berikut menyangkut instrumentasi, strategi maupun penyelesaiannya.
a. Telah dibentuk jaringan kerja sama bilateral maupun multirateral yang bergerak dibidang specialisasi terorristme lengkap dengan segala apapun pendukung akses yang diperlukannya dibawah komando dan naungan serta sponsor lembaga dunia dan atau negara-negara maju dunia.
b. Telah diciptakan operasi peledakan bom kamuplatif di berbagai sasaran vital, antara lain : tempat -tempat fasilitas umum, tempat-tempat wisata, lembaga ekonomi swasta national, lembaga perwakilan negara asing, akses dan aset transportasi swasta national, tempat usaha swasta national pertambangan minyak dan gas bumi dan lain-lain dengan mengorbankan masyarakat domestik maupun asing dalam bentuk korban jiwa maupun korban materiil dan psikologis.
c. Telah diterapkan penyebaran fitnah kejam dan pelanggaran HAM berat dalam skala luas dalam aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan ber negara yang secara status Quo dilindungi oleh undang-undang anti terorrisme yang sangat kontradiktif hasil titipan, kesepakatan dan pemaksaan oleh negara-negara maju sebagai pemegang komando dan pelopor yang paling berkepentingan dalam pelaksanaan operasi kamuplase perang teror.
d. Telah terjadi ekses potensial sebagai hasil samping yang sebenarnya secara tersirat adalah merupakan hasil dari tujuan utama upaya penciptaan perang teror kamuplatif yakni terciptanya situasi adu domba akibat telah terpancing oleh hasil blow up yang sangat berlebihan bahkan melebihi segala ukuran kepatutan hukum apapun yang berlaku secara adil dan transparant.
e. Telah terjadi operasi penyebaran fitnah besar-besaran dan pembunuhan etnis sangat intensif dan terus menerus di seluruh negara-negara dunia yang menyandang atribut Islam dimana tujuan sebenarnya dari semua operasi teror tersebut suka tidak suka diakui ataupun tidak diakui adalah atas tujuan terselubung yakni penguasaan bisnis dan pembunuhan etnis atau genosida.
Lambang dari agama-agama didunia yang dipandang masih asli dan orisinil hanyalah agama Islam baik ditinjau dari segi substansi ajarannya maupun implementasi ajarannya dalam kehidupan nyata sehari-hari. Nilai-nilai kebenaran mutlak dan kebaikan dari semua substansi ajaran Islam telah ditolak mentah-mentah bahkan ditentang oleh pemeluk agama lain diluar Islam, dimana bukti penolakan tersebut telah dicatat oleh sejarah pejalanan hidup manusia di seluruh muka bumi ini yakni yang tercatat dalam sejarah perang, terutama perang salib dan perang awal-awal datangnya Islam dengan suku bangsa Israel.
Operasi perang terorrist pada dekade sekarang ini tidak lain adalah sebuah gerakan yang arsitek dan aktor intelektualnya adalah bangsa Yahudi Israel dan oknum kristen katholik ultra orthodok yang dimotori dan disponsori oleh Barat guna menuju masyarakat dunia yang sekuler dan upaya penghapusan agama Islam dari muka bumi, apa mau menantang Tuhan yang menciptkan seluruh makhluk?!!!.
Bila diandingkan dengan modus operandi VOC pada saat-saat awal masuk wilayah Indonesia dimasa kerajaan sekitar tahun 1600 san dahulu, maka tampak adanya kesamaan ikatan emosional ,taktik dan strategi politik yang sekarang diterapkan dalam operasi perang terorristme global, yakni dilakukan secara bertahap dari berdagang secara baik, kemudian melakukan intimidasi dan provokasi, dilanjutkan pemaksaan, penipuan, penyebaran fitnah, intervensi kebijakan intern dan ekstern negara, dilanjutkan aksi invasi militer, penguasaan wilayah negara, perusakan aset dan akses sosial ekonomi budaya politik ketahanan keamanan dan infrastruktur ...................... dan banyak lagi termasuk pemerkosaan wanita ..... dan pemerkosaan mbokdemu barang ................................... he he he he ....................................
Isu bom terorrist yang telah dideklarasikan didunia dan digunakan sebagi moment tonggak sejarah pengesahan eksistensi amat potensial tentang adanya gerakan terorristme global (palsu) adalah Bom terorrist Bali 1 tahun 2001, Bom terorrist 11 September gedung WTC New York USA, Bom pemusnah masal (MWD) milik Sadam Husin Irak, yang nota bene kesemuanya itu sebagai PILOT PROJECK BOM TERORRIST PALSU made in oknum-oknum penguasa dalam pemerintahan Amerika serikat dalam periode pemerintahan pakde George Bush bin Laden yang digunakan sebagai sarana untuk menciptkan penjajahan model baru di seluruh dunia khususnya sangat special pakai telorrrrrrrrr ........................... yakni negara-negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam............................ Termasuk Indonesia yang kaya raya pulau surga zamrud kathulistiwa..................... tongkat kayu dan batu jadi tanaman ................. bukan lautan hanya kolam susu ...... ikan dan udang selalu menghampirimu ........................ termasuk gendhakanmu ........... he he he




Tidak ada komentar:
Posting Komentar