Mbahe ini orang yang kelewat usil memang dasar pelawak mau ngomong opo maneh ? ........ he he he heee ...... jangan berprasangka dulu atau ber praduga dulu yang enggak - enggak ................. ketahuilah kawan gara - gara ketawa terus tiap hari yang tiada henti bila ter ingat peristiwa itu perut mbahe jadi mual dan mules akibat ketawa !!!!!!!!!!!!!!! .................. Loooooo memangnya kenapa ketawa ??? Apa terorristnya lucu kayak pelawak Tukul ?? ........... Yaa tentu tidak dong ........................ tapi tenik strategi penyerbuannya ke lokasi sarang terorrist itu yang bisa bikin geli ................................ bisa bikin mbahe teringat kenangan manis dimasa lalu zaman pleistosin yakni zaman pra sejarah yang masyarakat kita terdiri dari manusia Purba Pithekan thropus erekthus ................ nenek moyang kita .................. nenek dan kakek kayaknya lagi acktion perang niiii yeee ............. Emang sialan sekali fosil bisa perang ............. hiiihhh ngeri kayak pasukan tengkorak aja.
Konon alkisah menurut cerita legenda turun temurun pada zaman pra sejarah dahulu kala atau lebih familier disebut zaman kebudayaan batu dahulu, bila pihak berwenang di zaman itu, kalau mau menangkap satu(1) orang yang dianggap bersalah atau tersangka apalagi sekaliber orang sangat sakti mandraguna maka selalu di terapkan teknik penyergapan dengan cara diserbu ber amai - ramai yang melibatkan kekuatan besar hingga mencapai jumlah pasukan kurang lebih bisa sampai 200 orang dengan kelengkapan senjata ketapel dan batu, sedang lampu penerangan yang di gunakan adalah terdiri dari jemis obor sabut kelapa dan kayu bakar, dalam jangka waktu penyerangan yang lama dan bahkan bisa sampai berhari - hari lamanya ke lokasi sasaran sarang persembunyian penjahat tersebut, sampai kondisi tempat persembunyian tersebut hancur dan dipastikan tidak mungkin lagi orangnya mampu bertahan untuk hidup melainkan pasti dijamin dalam kondisi mati berantakan ............................ Lhaaaaaaaaa ............. wong emang di zaman pra sejarah dahulu belum ada itu namanya peralatan canggih, misalnya : X-ray detecktor scanner, Global positioning system (GPS), Teropong malam teleskop infra merah, kendaraan robot yang dilengkapi peralatan detecktor kamera digital , alat monitor CCTV, proyektor LCD, senapan sniper dan senapan serbu yang dilengkapi teleskop dan pelacak sinar infra red, bom yang dilengkapi system operator reemooth controll delay (waktu tunda), alat komunikasi hand phone, system relay lengkap dengan penghantar kabel dan lampu listrik, kendaraan bermotor darat dan udara ................... yaaaaaa tentu dong ..... lha wong mereka hanya mengandalkan firasat (filling) sugesti dan adu cepat lari cepat, adu kuat physik, adu jeli ketajaman penglihatan pandangan mata dalam melihat di kegelapan malam, adu kuat ketajaman indera penciuman hidung, adu keras suara teriakan karena tidak punya mick dan loud speaker atau sound system, adu sakti dari manjur-mujarabnya kekuatan doa syair puisi japa mantera dan banyaknya sesajen dll ..........
NAH sekarang ceritanya ganti balik lagi ke zaman millinium ................................... Alkisah begini yakni pada waktu mbahe menonton tayangan di televisi (TV) pada saat di siarkan langsung operasi penyerbuan dan penyergapan seorang terorrist yang bersembunyi disarangnya (dalam rumah) di daerah Temanggung Jawa Tengah tempo hari ..................... Lhoooooooo view lokasinya kok mirip zaman dahulu ............ yaitu di sebuah desa dekat padang semak, dekat hutan dan gunung ........................ sedang suasananya malam gelap lagi ............... wuuuiiiihhhh ................... banyak orang ramai lagi ............................ dan aksinya lama bahkan terus berlanjut sampai hari besoknya (berhari - hari) dan hasil endingnya terorrist yang didapat cuma satu (1) orang dalam kondisi sudah tak bernyawa alias mati aliaaaaaaaassssssssss.... sudah have death (sudah duuuut) Mbahe si penonton setia tayangan TV menjadi bingung .............. kayak ayam berkokok yang mau bertelur........................... kok kok petok petok ............................... eeeeeeeeee mbhae mau bertelur niiiii yeeeeeeeee ............... kemudian mbahe serta merta beranjak melihat kalender karena dalam hatinya bertanya - tanya .................... sekarang ini zaman apa yaa ?? .......... zaman masehi, zaman modern, zaman millinium ataukah zaman batu pra sejarah pleistosin ?? ................ jangan - jangan diri mbahe ini masih tetap saja jenis manusia purba dari Ordo manusia Trinill phitekan thropus Ereckthus yang sisa -sisa domainnya berada di daerah aliran sungai Magetan Jawa Timur ........... Yaa silahkan ngaca dulu didepan cermin dong ........................ kan nanti bisa jelas kelihatan bentuk dan profil atau protothype physiknya, tapi pakai baju apa tidak atau hanya pakai koteka ???........ Kalau tidak pakai baju atau hanya pakai koteka yaa di jamin pasti persis dan mirip bahkan hanya beda dikit atau beda tipis ........................................... apanya yang beda tipis ?? ................... Itu looo yakni alatnya yang canggih dan modern, tapi orangnya ........................... yaa beda tipis ....................


Tidak ada komentar:
Posting Komentar